
Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, pada 2011 berupaya memproduksi minyak gaharu melalui proses penyulingan kayu gaharu yang mencapai 432.477 pohon.
“Selain memanfaatkan gubal gaharu untuk diekspor kami juga ingin memproduksi minyak gaharu untuk meningkatkan kesejahteraan para petani gaharu,” ujar Kepala Dishutbun Bangka Tengah, Mahmuddin di Koba, Kamis.
Ia mengatakan, serpihan kecil kayu gaharu yang terkikis saat pengambilan gubal gaharu di tengah batang gaharu, dapat dimanfaatkan untuk dijadikan minyak gaharu melalui proses penyulingan.
“Rencananya pada Juni 2011 kami akan mulai mencoba penyulingan minyak gaharu ini dan apabila hasilnya memuaskan akan disosialisasikan kepada masyarakat mengenai teknis produksi minyak gaharu ini agar dapat menjadi pilihan mata pencaharian masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya telah mem-persiapkan dana anggaran pemerintah setempat sebesar Rp50 juta untuk membeli satu unit alat penyulingan kayu gaharu tersebut.
Sementara itu, Staf Kehutanan Dishutbun Bangka Tengah, Tri Wahyuni, mengatakan, dalam upaya persiapan penyulingan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pusat Pengembangan Penelitian Hutan dan Konservasi Alam (Pusbanglithut) Bogor mengenai teknik penyulingan minyak gaharu.
“Kami juga meminta untuk diarahkan dalam pembuatan mesin penyulingan gaharu agar produksi minyak gaharu dapat dilakukan secara maksimal melalui mesin penyulingan yang efektif dan efisien,” katanya.
Ia mengatakan, pihaknya juga telah mengirimkan beberapa kilo kayu gaharu ke Pusbanglithut Bogor untuk mengetahui berapa liter minyak yang dapat dihasilkan dari satu kilo serpihan kayu gaharu.
“Kami juga menantikan hasil kajian mereka mengenai kandungan minyak gaharu yang dihasilkan dari proses penyulingan agar dapat ditentukan pemanfaatnya secara lebih lanjut,” katanya.
Menurut dia, hasil kajian tersebut berguna untuk menentukan apakah produksi minyak gaharu dapat disosialisasikan kepada masyarakat setempat atau tidak.
“Dari hasil pengkajian akan diketahui apakah minyak gaharu dapat langsung digunakan sebagai produk seperti parfum ataukah harus diolah lebih lanjut,” katanya.
Kabupaten Bangka Tengah yang memiliki enam kecamatan yakni Ibukota Kecamatan Koba, Kecamatan Lubuk Besar, Pangkalan Baru, Namang, Sungai Selan dan Simpang Katis memiliki pohon gaharu terbanyak kedua di Indonesia setelah Kabupaten Mandinau Kalimantan Timur.
Dominannya pohon gaharu di Bangka Tengah berjenis `Aquilaria malaccensis` yang merupakan tanaman penghasil gaharu berkualitas terbaik dengan nilai jual yang tinggi.
Dan berdasarkan data dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan setempat jumlah pohon gaharu di daerah itu mencapai 432.477 pohon yang terdiri dari 429.777 pohon gaharu hasil budidaya petani dan 2.700 pohon gaharu yang tumbuh sendiri di alam.
Sumber: www.beritadaerah.com













Minyak Gaharu
Gaharu minyak diperoleh dari gaharu dengan metode destilasi uap tradisional. Proses manufaktur mencakup tiga langkah berikut: (1) rendam daya gaharu dalam air selama sekitar 30 hari, (2) uap daya gaharu difermentasi selama 24 jam; dan (3) mengumpulkan solusi yang dihasilkan dan memisahkan zat ringan dalam minyak formulir, yang adalah minyak gaharu.
Minyak Gaharu biasanya warna kuning atau coklat gelap, dan membawa bau asam yang unpleasing. Kami menerapkan proses khusus untuk menghilangkan bau asam. Minyak gaharu dihasilkan manis dan murni, yang idential untuk chip kayu gaharu asli.
Gaharu Minyak Atsiri
Gaharu minyak esensial adalah produk yang berbeda dari minyak gaharu. Gaharu minyak atsiri juga diperoleh melalui metode air distilasi, tapi kekuatan gaharu yang distilasi tidak difermentasi. Hanya zat aromatik yang sangat volatile evaporized dari solusi bubuk-air dikumpulkan. Biasanya hanya 1 gram gaharu minyak atsiri dapat diperoleh dari 1 chip kilogram gaharu. Minyak atsiri gaharu yang dihasilkan biasanya dari whith untuk warna kuning pucat, yang sangat manis dan kuat.
Karena tingkat yield yang rendah, minyak atsiri gaharu sangat mahal. Namun, ini adalah minyak gaharu benar esensial yang digunakan dan dihargai oleh nenek moyang kita.
Harga pergram-nya berapa?
Asli apa tidak.
Tolong beri informasi harganya ke email saya. Thanks
Tolong info alamat di Medan, jenis bibit dan berapa harganya per batang? Kirim ke email saya. Thanks
Dimana jual alat destilatornya dan berapa harganya?