
Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menyatakan Indonesia akan mulai melakukan ekspor komoditi gaharu secara langsung ke China. Gaharu merupakan kayu beraroma wangi yang biasa digunakan sebagai obat tradisional dan parfum atau aromatik kosmetik.
Selama ini ekspor Gaharu ke China tidak dapat dilakukan secara langsung tapi melalui perantara negara lain atau transit terlebih dahulu, umumnya ke negara Taiwan. Penjualan tak langsung karena ada ketatnya syarat ekspor, salah satunya tingginya nilai invoice ekspor kayu Gaharu Indonesia.
“Dan juga belum terjalinnya kerjasama perdagangan komoditi Gaharu,” kata Zulkifli saat acara launching ekspor perdana komoditi Gaharu Indonesia ke China, hari ini.
Padahal, kebutuhan China akan pasokan kayu Gaharu cukup besar, sebesar 500 ton per tahun, tapi Indonesia baru bisa memenuhi 200-300 ton mulai tahun ini. “Harga Gaharu cukup tinggi tergantung kualitas, mulai Rp 100 ribu hingga Rp 150 juta per kilogramnya,” ujarnya.
Sebagai komoditi yang bernilai tinggi, kata dia, kebutuhan dunia untuk kayu Gaharu mencapai 4000 ton per tahun. Ekspor tahunan komoditas ini dalam 5 tahun terakhir berkisar 170 hingga 573 ton dengan perolehan devisa negara sebesar US$ 86 juta tahun lalu.
Dengan mengekspor Gaharu langsung ke China maka eksportir bisa mendapat harga jual yang lebih tinggi karena tidak melalui makelar. “Sedangkan China juga dapat keuntungan dapat harga yang murah langsung dari Indonesia,” ucap Zulkifli.
Ketua Umum Asosiasi Gaharu Indonesia Mashur MA menyebutkan ekspor langsung Gaharu selama ini terkendala birokrasi dan ada indikasi mafia agar kayu Gaharu Indonesia tidak masuk ke daratan China. “Karena Gaharu ini nilainya memang tinggi,” ujarnya.
Pada awalnya, pemerintah China tidak membuka pintu perdagangan untuk komoditi Gaharu Indonesia. Akhirnya, selama dua tahun pemerintah Indonesia melalui Asgarin mengurus perizinan untuk memperoleh kesepakatan ekspor gaharu dari pemerintah China, didapatlah izin ekspor langsung ke negeri tirai bambu itu.
Perdagangan internasional Gaharu diatur dalam konvensi Convention International on Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora. Negara tujuan ekspor gaharu Indonesia adalah Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Taiwan, Singapura, Hongkong, Amerika, dan Eropa. “Indonesia sudah mulai mengekspor Gaharu ke berbagai negara sejak tahun 1990-an,” kata Mashur.
Sumber: tempointeraktif.com












