Agarwood (Gaharu) Nursery & Supplier From Indonesia
沉香 · 沈香 · عود
Agarwood

Teh Daun Gaharu Sehat dan Menguntungkan

FREE Classified ads for Agarwood Products
Jual Bibit Aquilaria subintegra | Wilayah Sumatera Utara (Medan dan sekitarnya)

Aquilaria sp. Leaves  harvest for Agarwood Tea

Banyak cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan, seperti yang dilakukan Mahmuddin Sani warga Jalan Ampera 147 Kelurahan Pekan Bahorok Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat ini. Tidak hanya mengembangkan pohon penghasil gaharu seluas 5 hektare saja atau sebanyak 2.000 pohon saja, tapi bapak berusia 63 tahun ini juga memanfaatkan daun muda tanaman gaharu untuk dijadikan teh yang mulai banyak digemari masyakarat karena manfaatnya bagi kesehatan.

“Sudah 4 tahun belakangan ini saya memasarkan teh gaharu dari pohon penghasil gaharu yang saya punya. Tidak hanya untuk dipasarkan, tapi saya dan keluarga juga mengkonsumsi teh gaharu karena sangat baik untuk kesehatan,” ujarnya kepada MedanBisnis akhir pekan lalu.

Memanfaatkan daun muda dari pohon penghasil gaharu ini, awalnya mendapat informasi dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Kehutanan yang sedang kunjungan pada kelompok Gaharu yang diketuai Mahmuddin sendiri. “Mereka bilang kalau melakukan pemangkasan pohon, pucuk-pucuk daunnya jangan dibuang karena bisa untuk obat dengan cara dijadikan teh dan diminum airnya,” jelas Mahmuddin.

Dengan informasi tersebut, maka dari sekitar 40 anggota yang tergabung di dalam kelompok gaharu, ungkapnya, tidak menyia-nyiakan lagi daun pucuk saat dilakukan pemangkasan. Ternyata permintaan daun teh, lumayan banyak meski untuk kisaran masyakarat Sumatera Utara (Sumut) masih kurang promosi dan belum mengetahui tentang manfaat daun teh gaharu tersebut.

“Selain menghasilkan bahan untuk obat maupun minyak wangi, gaharu juga bisa dijadikan teh. Namun barangkali sebagian dari masyarakat belum pernah merasakan teh gaharu,” ucap Mahmuddin.

Selama ini memang masyarakat setempat hanya memanfaatkan gubal gaharu yang berada di tengah batang gaharu untuk dijual kepada eksportir gaharu sedangkan daunnya belum termanfaatkan. “Apabila daun gaharu dapat dimanfaatkan menjadi teh celup tentu saja pilihan mata pencaharian masyarakat akan bertambah dari pilihan yang ada saat ini,” katanya.

Dijelaskannya, teh gaharu yang diambil dari pucuk daun muda pohon penghasil gaharu ini sebelum dapat diminum sebelumnya dilakukan penjemuran pada daun yang telah dicincang. Setelah daun kering kemudian dimasukkan di dalam plastik ukuran 1 kg dan dijual dengan harga hanya bekisar Rp 5.000/bungkus. “Kemasannya masih tradisional dan harga jual juga murah,” akunya.

Pemasarannya juga belum maksimal sehingga pendapatan yang diperoleh dari teh gaharu belum masksimal dan masih pekerjaan sampingan diluar mengembangkan tanaman pohon penghasil gaharu. Untuk pengirimannya hanya berkisar 6 kg perbulan ke Jakarta, Medan, Aceh hingga Malaysia.

“Banyaknya pengiriman daun teh gaharu tergantung permintaan dan tidak rutin,” ujar Tengku Alfid Hasyim yang juga memasarkan teh gaharu.

Tidak semua jenis gaharu dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan teh gaharu, hanya jenis yang tergolong dalam famili Themelaeaceae, dengan genus tertentu yang dapat digunakan sebagai bahan untuk pembuatan teh gaharu. Daun gaharu pilihan dapat diproses menjadi teh hijau gaharu (agarwood green tea) dan teh hitam gaharu, masing-masing mempunyai cita rasa yang khas.

Daun pohon gaharu bisa dibuat menjadi teh yang membantu kebugaran tubuh. Senyawa aktif agarospirol yang terkandung dalam daun pohon gaharu dapat menekan sistem syaraf pusat sehingga menimbulkan efek menenangkan, teh gaharu juga ampuh sebagai obat anti mabuk.

Menurut Mahmuddin, pohon gaharu merupakan salah satu jenis tanaman yang paling banyak diburu orang karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi dari kayu gaharu itu sendiri dengan kegunaannya sebagai bahan baku pembuatan aneka jenis wewangian yang dipakai manusia.

Pakaian Adat Suku Batak“Pohon penghasil gaharu ini memiliki dua aspek yakni ekonomi dan lingkungan. Sebagai kelompok tani yang konsentrasinya mengembangkan pohon ini, kami tidak hanya menjual kayunya saja, tapi juga membuat bibit pohon penghasil gaharu dengan okulasi untuk dijual bagi masyarakat yang ingin mengembangkannya,” imbuh Mahmuddin.

Sedangkan penjualan kayu pohon penghasil gaharu ini, tambahnya dilakukan kalau usia pohon sudah mencapai 6 hingga 7 tahun atau memasuki masa panen. Biasanya harga kayu dipasarkan dengan harga sekitar Rp 3 juta hingga Rp 5 juta perpohon. Tapi kayu dapat berharga jika setelah dilakukan direkayasa teknologi inokulasi dengan cara memasukkan jamus fusarium ke dalam pohon guna membentuk gaharu. “Kalau jual kayu nya saja tanpa rekayasa teknologi, tidak ada harga jual,” pungkasnya. Sumber: Yuni Naibaho, medanbisnisdaily.com

DISHUTBUN Bangka Tengah Kembangkan Teh Gaharu

Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, pada 2012 berencana mengembangkan produksi teh celup gaharu dalam upaya pemanfaatan potensi pohon gaharu yang terdata 432.477 pohon.

“Kami berkeinginan memproduksi teh celup gaharu dari daun gaharu dan apabila berhasil akan menjadi salah satu pilihan mata pencaharian masyarakat Bangka Tengah,” ujar Kepala Dishutbun Bangka Tengah, Mahmuddin, di Koba, Jumat. Ia mengatakan, saat ini produksi teh gaharu mulai dikembangkan di berbagai daerah seperti Provinsi Bali, sehingga Bangka Tengah ingin mengikuti jejak Bali dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dengan menawarkan pilihan mata pencaharian baru.

“Saat ini kami sedang mempelajari teknik pembuatan teh celup gaharu dari daun gaharu tersebut dan mengkaji khasiat teh gaharu tersebut,” katanya.

Menurut dia, selama ini masyarakat setempat hanya memanfaatkan gubal gaharu yang berada di tengah batang gaharu untuk dijual kepada eksportir gaharu sedangkan daunnya belum termanfaatkan.

“Apabila daun gaharu dapat dimanfaatkan menjadi teh celup tentu saja pilihan mata pencaharian masyarakat akan bertambah dari pilihan yang ada saat ini,” katanya.

Sedangkan teh gaharu yang dibuat dari daun muda gaharu pilihan tidak hanya enak diminum, namun diyakini memiliki khasiat seperti sebagai obat mengurangi rasa sakit kepala (pusing), meningkatkan stamina bagi pria, menjaga badan agar tidak mudah masuk angin dan obat sakit perut.

Menurutdia, sebuah perusahaan di Malaysia ‘Aromamas Enterprise’ sudah mengeluarkan produk teh gaharu dan diinformasikan teh gaharu produksi Malaysia ini berkhasiat membantu masalah insomnia atau sukar tidur.

Selain itu, katanya, teh gaharu juga membantu menurunkan kadar kolestrol, meredakan ketegangan, hipertensi dan stress, mengurangi toksin dalam badan, tanpa gula tanpa kafein tanpa asis tanin, mengatasi masalah pelawasan, antioksidan dan mengurangi kadar gula dalam darah.

Ia mengatakan, pada beberapa tahun ke depan Dishutbun Bangka Tengah sedang berupaya memanfaatkan secara maksimal manfaat dari pohon gaharu selain gubal gaharu.

“Pada Juni 2011 ini kami akan menguji coba memproduksi minyak gaharu dari serpihan kayu gaharu yang selama ini terbuang saat pengambilan gubal gaharu yang berada di tengah batang pohon gaharu,” katanya.

Menurut dia, pohon gaharu dapat menjadi pilihan mata pencaharian masyarakat, seiring masih banyaknya populasi pohon gaharu yang mencapai 432.477 pohon terdiri dari 429.777 pohon gaharu hasil budidaya petani dan 2.700 pohon gaharu yang tumbuh sendiri di alam.

“Gaharu Bangka Tengah dominannya berjenis ‘Aquilaria Malacencis’ yang merupakan pohon gaharu yang menghasilkan gubal gaharu dengan kualitas baik dan harga jual yang tinggi,” katanya.

Gaharu adalah sejenis kayu dengan berbagai bentuk dan warna yang khas, memiliki kandungan damar wangi, berasal dari pohon atau bagian pohon penghasil gaharu, sebagai akibat dari proses infeksi yang terjadi secara alami atau buatan pada pohon Aguilaria sp (Thymelaeaceae).

Gaharu dikenal berasal dari marga tumbuhan bernama Aquilaria dan di Indonesia tumbuh berbagai macam spesiesnya, seperti Aquilaria malaccensis, A. microcarpa, A. hirta, A. beccariana, dan Aquilaria Filaria. Sumber: bangkatengahkab.go.id

7 Comments
  1. Asalammualaikum..ww
    Saya senang ada artikel seperti ini, yang mau saya tanya:
    1. Untuk 10 tahun mendatang apakah menanam POHON GAHARU masih bernilai tinggi?
    2. Berapa dan di mana saya bisa dapat kan FUSARIUM?
    3. Berapa harga gubal GAHARU sekarang ini?
    4. Jenis Aquilaria malaccensis apakah bisa di jadikan teh herbal?

  2. Dengan semakin meluasnya pemanfaatan gaharu sebagai obat, tentunya permintaan akan terus meningkat.

    Minyak gaharu merupakan bahan baku yang sangat mahal dan terkenal untuk industri kosmetika seperti parfum, sabun, lotions, pembersih muka serta obat-obatan seperti obat hepatitis, liver, antialergi, obat batuk, penenang sakit perut, rhematik, malaria, asma, TBC, kanker, tonikum, dan aroma terapi.

    Imam Bukhari meriwayatkan bahawa Nabi Mohammad SAW bersabda: Obatilah dengan menggunakan Oudh (gaharu) kerana didalamnya terdapat tujuh kebaikan.

    Minyak gaharu juga memang terkenal sebagai antara ekstrak minyak paling mahal didunia hingga mencapai $20,000 dolar Amerika satu kilogram. Kegunaan perobatan maupun upacara kebesaran dalam Ayurvedik, Sufi, Cina, Tibet, Arab dan Yunani banyak menggunakan bahan daripada gaharu untuk tujuan yang sama.

    Meningkatkan fungsi seksual dan merawat masalah yang berkaitan
    Melegakan dan merawat sistem pernafasan – bagi penderita lelah, letih dan batuk dan kronik
    Merawat kanker tumor dan kanker paru-paru
    Melegakan insomnia (susah tidur) dan tidur yang kurang pulas
    Mengontrol kandungan gula dalam darah bagi penderita diabetes
    Merawat sistem limfa – sistem pertahanan badan
    Mengawal dan menstabilkan tekanan darah tinggi
    Mengurangi masalah sembelit, angin, cirit-birit dan IBS (perut sensitif)
    Merawat masalah Ginjal
    Tonik untuk menguatkan fungsi jantung
    Merawat penyakit hati

  3. Dear Toko Deli,
    I’m from Klang, Malaysia.
    I’m happy to hear from the comment/reply.
    I’m looking for the possible of francais in Malaysia.
    Can i meet you in Medan 2/5/2012-3/5/2012 for the possibility of JV.

    Thank you very much.
    From
    Alan Koo

  4. Yang mau cari bibit gaharu dan teh daun gaharu hubungi kami harga bersaing 081907226459

  5. Artikel Sangat bagus. Saya mulai tanam 2000 pohon targetnya minimal 10.000 pohon (dg asumsi menanam 1000 pohon / tahun, sehingga 10 th kedepan saya bisa panen gaharu 1000 pohon/th dan menanam kembali 1000 pohon. Begitulah seterusnya.
    Punya akun facebook?
    Akun Saya Eman’s Yo Hermansyah. Silahkan add boss

Leave a Reply